Sendangadi – Kamis (25/06/2026), Badan Permusyawaratan Kalurahan bersama Pemerintah Kalurahan Sendangadi melaksanakan Musyawarah tingkat Kalurahan (Muskal). Kegiatan dilaksanakan di Aula Prawiro Sudiyono Kalurahan Sendangadi.
Hadir dalam acara tersebut adalah Pemerintah Kapanewon Mlati, Lurah, Carik, Pamong, Dukuh, Ketua BPKal beserta anggota, Babinsa, Unsur Lembaga Kalurahan (PKK, Karang Taruna, LPMKal, Satlinmas). Tiga Kepala sekolah binaan Kalurahan Sendangadi turut hadir dari TK/PAUD KB Melati, TK Adi Putra, SLB Tegar Harapan,Tim Pendamping Desa Kapanewon Mlati,PPL, Perwalian Disabilitas dan Tokoh Masyarakat.
Pj Lurah Sendangadi Bapak Reza UUD Fermansyah dalam sambutannya menjelaskan, bahwa daftar usulan ini merupakan hasil dari kesepakatan musyawarah di tingkat Padukuhan yang telah diselenggarakan beberapa waktu yang lalu dan dalam perencanaan harus menentukan skala prioritas kegiatan sesuai dengan regulasi yang ada.
Selanjutnya paparannya dari , Carik Sendangadi, Parjiyono, S.Sos menyampaikan bahwa Rencana Kerja Kalurahan Sendangadi meliputi 5 bidang yaitu bidang penyelenggaraan pemerintah kalurahan, bidang pelaksanaan pembangunan kalurahan, bidang pembinaan kemasyarakatan, bidang pemberdayaan masyarakat dan bidang penanggulangan bencana, darurat dan mendesak Ia menuturkan, Muskal ini adalah tindaklanjut dari musduk serta rencana rencana program pembangunan yang telah diusulkan beberapa waktu lalu.
Dilanjutkan sambutan sekaligus arahan dari Pemerintah Kapanewon Mlati diwakilki oleh Bapak M. Falak Susanto, S.E Jawatan Kemakmuran mengatakan, “Muskal sebagai tahapan Siklus Desa wajib dilaksanakan. Usulan yang diajukan merupakan hasil dari pencermatan RPJMKal Sendangadi. Apresiasi untuk BPKAL dan Pemerintah Kalurahan Sendangadi karena melaksanakan Musyawarah Kalurahan tepat waktu.
Diakhir acara, Ketua BPKal Sendangadi Bapak Ngatijan, S.Sos melakukan pembentukan Tim Verifikasi Usulan kegiatan. Tim ini dibentuk dari unsur LPMKal, Pendamping Lokal Desa, PKK, Karang Taruna, dan Staff Kalurahan. Nantinya tim ini bertugas untuk melakukan verifikasi ulang usulan dan cek lokasi yang kemudian dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kalurahan (Musrenbangkal) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal) tahun anggaran 2025 dan penandatanganan Berita Acara Musyawarah Kalurahan RKPKal Sendangadi Tahun Anggaran 2026.
Rabu, 24 Juni 2026
Bersinergi Membangun Kalurahan Sendangadi yang Inklusif dan Berkelanjutan, dengan Musyawarah Kalurahan RKPKal Sendangadi Tahun Anggaran 2027
Selasa, 09 Juni 2026
"Piring Makanku Kaya Nutrisi: Aksi Bersama Berantas Stunting di Lingkungan Kita"
Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah tahunan untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan pencegahan serta penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini menyatukan komitmen dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader lapangan, hingga unsur keamanan dan tokoh masyarakat.
10 Juni 2026, Sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting dan pembangunan sumber daya manusia, Kalurahan Tlogoadi menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting. Kegiatan ini merupakan bentuk penguatan peran pemerintah Kalurahan dalam menangani stunting secara konvergen dan partisipatif. Kegiatan ini juga sebagai wadah atau menampubg usulan -usulan dari Kader Posyandu maupun Warga masyarakat, yang ditindaklanjuti di Musyawarah Kalurahan Penyusunan RKPKal Tahun 2027
- Panewu Kapanewon Mlati : Memberikan arahan kebijakan makro dan supervisi jalannya program di tingkat kapanewon.
- Ahli Gizi Puskesmas Mlati 2 : Memaparkan data capaian gizi terkini, analisis balita stunting, serta memberikan rekomendasi intervensi spesifik.
- PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana): Mengoordinasikan program pendampingan keluarga berisiko stunting dan edukasi hulu (calon pengantin).
- TPP (Tenaga Pendamping Profesional): Mengawal sinkronisasi perencanaan desa agar sesuai dengan regulasi pemanfaatan dana desa.
- BPKAL (Badan Permusyawaratan Kalurahan): Memberikan pengawasan, masukan aspirasi warga, dan dukungan legislasi anggaran kalurahan.
- Kader Posyandu: Menyampaikan realita data penimbangan di lapangan serta kendala teknis di meja pelayanan posyandu.
- PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga): Berperan aktif dalam edukasi pola asuh, ketahanan pangan keluarga, dan penggerakan masyarakat.
- Babinsa & Bhabinkamtibmas: Memberikan dukungan pengamanan, pengawalan program, serta pendampingan langsung ke rumah warga.
- Tokoh Masyarakat: Membantu sosialisasi dan menggerakkan kesadaran warga dalam pemenuhan gizi dan sanitasi sehat.
- Analisis Data Gizi: Meninjau sebaran balita stunting, underweight, dan wasting di wilayah Tlogoadi berdasarkan laporan Puskesmas Mlati 2.
- Evaluasi Program: Menilai efektivitas pemberian makanan tambahan (PMT), kelas ibu hamil, dan layanan posyandu yang sudah berjalan.
- Penyusunan Rencana Kerja: Menyepakati alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) untuk intervensi gizi spesifik dan sensitif pada tahun anggaran berjalan maupun berikutnya.
- Komitmen Bersama: Menandatangani berita acara komitmen bersama untuk mewujudkan Kalurahan Tlogoadi bebas stunting (Zero Stunting).
- Tersusunnya usulan prioritas program penanganan stunting yang masuk ke dalam RKP Kalurahan.
- Terwujudnya kerja sama yang solid dan kejelasan peran dari masing-masing instansi (Puskesmas, PLKB, Kader, hingga Babinsa/Bhabinkamtibmas).
- Meningkatnya kesadaran kolektif untuk melakukan pendampingan ketat pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
SALUR BLT DD BULAN JUNI KALURAHAN SENDANGADI

- Lokasi Kegiatan: Kantor Kalurahan Sendangadi
- Waktu Penyaluran: Bulan Juni 2026
- Target Sasaran: 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
- Nominal Bantuan: Rp300.000 per kepala keluarga (KK)
- Sumber Dana: Anggaran Dana Desa Sendangadi
- Bahan makanan bergizi (beras, telur, sayur)
- Kebutuhan kesehatan keluarga
- Keperluan dasar rumah tangga lainnya
- Memutar perekonomian tingkat Kalurahan Sendangadi
Rembug Stunting Kalurahan Sinduadi
Tahun 2026;Upaya Menuju Sinduadi Emas
2045
Kegiatan Rembuk Stunting adalah forum musyawarah desa yang
diselenggarakan sebagai pramusyawarah perencanaan pembangunan untuk membahas
dan menetapkan komitmen serta program prioritas pencegahan dan penanganan
stunting
Rembuk
Stunting di tingkat Kalurahan Sinduadi
dilaksanakan pada Jum’at, 5 Juni 2026, kegiatan ini adalah
forum musyawarah strategis untuk merumuskan aksi nyata percepatan penurunan
stunting. Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting untuk mewujudkan target
nasional menurunkan prevalensi stunting demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM)
yang unggul menyongsong visi Generasi
Sinduadi Emas 2045.
Kegiatan musyawarah ini sangat krusial
karena berfungsi sebagai forum pramusyawarah desa untuk menyusun Rencana Kerja
Pemerintah Desa (RKPDes) Sinduadi
tahun 2027 agar program pencegahan
stunting terintegrasi dengan baik.
Hadir rembug stunting di kalurahan
Sinduadi Lurah
Sinduadi
beserta jajaran perangkat kalurahan, BPKal, PKK, KPM, Kader kesehatan, Babinsa,
Babinkamtibmas, Pendamping Desa dan tokoh masyarakat lainnya.
Bertindak selaku nara sumber adalah
kepala Tata Usaha Puskesmas Mlati 1 mewakili kepala Puskesmas Mlati 1. Pada
kesempatan ini dipaparkan kondisi dan peta stunting di weilayah Sinduadi, di
mana angka stunting kalurahan Sinduadi berada di angka 3,68, berada di
bawahangka kabupaten Sleman 4,29. Faktor determinan yang menjadi faktor resiko
kejadian stunting di kalurahan Sinduadi adalah:
1. 1. Asupan gizi yang tidak adekwat
2 Paparan asap rokok
3. Riwayat ibu hamil KEK
4. Riwayat BBLR
5. Penyakit penyerta pada bayi
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi
terpimpin dengan moderator pendamping desa kapanewon Mlati, dari hasil diskusi di peroleh kesepakatan:
1. 1. Optimalisasi pekarangan warga untuk mendukung
ketahanan pangan keluarga yang beresioko stunting dengan penanaman sayuran
konsumsi dengan fasilitas bibit dari pemerintah kalurahan
2. Optimalisasi peran posyandu remaja untuk edukasi
remaja dan calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan bertumah tangga
3. Dukungan operasional bagi kader dalam pembagian PMT
Kegiatan Rembug Stunting telah
berjalan dengan lancar dan berhasil menyusun komitmen bersama demi mempercepat
penurunan angka stunting di wilayah kalurahan
Sinduadi. Usulan-usulan yang telah disepakati
diharapkan dapat segera dikawal dalam forum Musrenbangdes agar terealisasi
sepenuhnya pada tahun anggaran berikutnya.
Manisnya Inovasi Ketahanan Pangan: Bumdes Sindu Mandiri Panen Raya Melon Sunny Bersama Bupati Sleman
Wajah-wajah semringah menghiasi lahan pertanian yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sindu Mandiri. Hari ini, aroma wangi kh...
-
Selasa, 7 April 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kinerja Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Sindu Mandiri, telah dilaksanaka...
-
Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah tahunan untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan pencegahan serta...
-
Sendangadi – Kamis (25/06/2026), Badan Permusyawaratan Kalurahan bersama Pemerintah Kalurahan Sendangadi melaksanakan Musyawarah tingkat Kal...



